Warung Internet
News Update :

Klik HERE Gambar

Agenda Mudik Pun Dibocorkan oleh WikiLeaks

28 August 2011


Foto: Reuters
Foto: Reuters
JAKARTA - Bocoran kawat diplomatik Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) yang dibocorkan oleh WikiLeaks ternyata tidak hanya membahas politik dan ekonomi, ternyata mudik pun turut masuk dalam bocoran kawat itu.

Berdasarkan referensi 09JAKARTA1579 yang dibuat pada 18 September 2009, disebutkan sebagai negara berpopulasi umat Muslim terbesar di dunia, Pemerintah Indonesia bersiap untuk menghadapi tradisi mudik yang dilakukan warganya menjelang hari raya Idul Fitri 20 September 2009 lalu.

"Sekira 25 juta warga dipastikan pulang kampung selama liburan hari raya Idul Fitri yang berlangsung selama dua pekan. Pemerintah Indonesia mengatakan telah melakukan langkah terukur untuk memastikan warga dalam pulang kampung dengan aman," isi dari bocoran kawat diplomatik AS dari situs WikiLeaks, Minggu (28/8/2011).

Bocoran WikiLeaks ini juga menjelaskan apa tradisi mudik serta lebaran yang dilakukan oleh warga Indonesia disaat menjelang berakhirnya bulan Ramadan.

"Kembali ke kampung halaman selama libur hari raya ini biasa disebut "mudik". Liburan hari raya Idul Fitri atau yang dalam bahasa Indonesia disebut "Lebaran", adalah waktu dimana keluarga dan teman berkumpul dan menyempatkan diri berbagi dengan warga yang kurang beruntung," isi dari bocoran WikiLeaks.

Tidak lupa juga, bocoran WikiLeaks ini menyebutkan tradisi bagi-bagi uang kepada keluarga yang dilakukan oleh pemudik disaat Idul Fitri. 

"Para pemudik akan memberikan uang kepada keluarganya, umumnya uang pecahan Rp2.000 diberikan kepada anak-anak," jelas bocoran kawat diplomatik AS itu.

Bocoran kawat diplomatik AS ini juga menyebutkan kontroversi mengenai pelarangan pemberian uang kepada pengemis yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia. Kontroversi ini berawal dari Fatwa Majelis Ulama Indonesia yang menyebutkan pemberian uang kepada pengemis adalah haram.

WikiLeaks membocorkan dokumen kawat diplomatik yang menyebutkan, Pemerintah Indonesia yang mengeluarkan peringatan kepada warganya untuk berhati-hati selama mudik lebaran berlangsung.

Beberapa peringatan dari Pemerintah Indonesia yang menarik Kedutaan AS dalam bocoran kawat diplomatiknya. Peringatan tersebut antara lain jangan membawa bawaan berlebihan, jangan memakai perhiasan, serta imbauan pemerintah agar warga berhati-hati akan tindakan hipnotis.
(faj)
Share this Article on :
 

© Copyright 2009DUNIA INFORMASI 2012 | Inform by DUNIA INFORMASI and DUNIA INFORMASI | Powered by duniainfo100.blogspot.com.
Related Posts with Thumbnails